Satu lagi anggota Perkumpulan Ahli Arkeologi
Indonesia (IAAI) Komda Jabodetabek meninggal dunia di awal tahun 2026. Dia
adalah Nanang Dwi Prasdi bin H Soemar Duchri (Nomor Anggota: 20170874) yang
wafat pada Selasa, 24 Februari 2026, karena sakit di RS Primaya, Kalimalang,
Jakarta Timur.
Nanang yang akrab disapa Ochiem adalah sarjana arkeologi
yang menimba ilmu di Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FSUI) pada 1989 dan
lulus pada 1995. Selama kuliah sampai wafatnya, dia juga merupakan anggota
Mapala UI. Sejak kuliah, lelaki kelahiran 23 Oktober 1970 ini, menggemari
fotografi. Kegemarannya itu yang membuat dia terus menggeluti bidang yang
berhubungan erat dengan fotografi dan media.
Setelah lulus kuliah, dia menerjuni bidang
periklanan dan rumah produksi. Dunia media elektronik pun menggaetnya menjadi News
and Sport News Producer di TV7 (PT Duta Visual Nusantara). Pekerjaan itu
digelutinya pada 2001 sampai 2006.
Tempatnya berkarir berikutnya adalah sebagai Output
Editor di Astro Awani News Channel (Adhi Karya Visi) dari 2006 sampai 2008.
Posisi berikutnya adalah sebagai Producer di SWC dari 2008 sampai
sekarang.
Aktivitas dalam bidang arkeologi masih sering
diikutinya, termasuk antara lain menjadi salah seorang tim yang menggagas
pembentukan yayasan Wahana Arkeologi Indonesia di tahun 2008, meski akhirnya
yayasan tersebut tak berhasil diwujudkan. Kegiatan lainnya adalah menjadi salah
seorang pembentuk wadah berbadan hukum bernama Luar Kotak yang bergerak di
bidang kebudayaan.
Selama hidupnya, suami dari Gayatri
Kusumowardhani ini aktif menularkan kecintaannya pada alam dan petualangan
kepada berbagai kelompok masyarakat. Dia pernah menuturkan harapannya untuk
membuat buku mengenai kearifan lokal, yaitu dalam tradisi kuliner yang berasal
dari masa klasik di Nusantara. Masih banyak lagi harapan yang ingin dia capai,
namun takdirlah yang membuat Nanang menghentikan langkahnya dan kembali ke
haribaan Sang Pencipta.
Wafatnya Nanang Dwi Prasdi merupakan kehilangan
besar bagi rekan-rekan sesama arkeolog. Untuk itu, pengurus IAAI Komda
Jabodetabek menyampaikan duka cita mendalam. Semoga amal ibadah almarhum
diterima di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan
ketabahan. Aamiiin. (DM)