What's On J
222 Pembaca

Kota Lama Tangerang di 112 Tahun Hari Purbakala

Berthold DH Sinaulan
Kota Lama Tangerang
04 January 2026

Sejak disusun dan disahkannya Pengurus IAAI Komda Jabodetabek masa bakti 2025-2028, peringatan Hari Purbakala ke-112 menjadi kegiatan penting pertama yang dilaksanakan pada 21 Juni 2025. Lokasi pelaksanaan di kawasan Kota Lama Tangerang, dengan alasan Tangerang masuk dalam wilayah kerja IAAI Komda Jabodetabek dan Tangerang tidak terlalu banyak dibahas dari sisi arkeologi. Pada kenyataannya, tinggalan-tinggalan arkeologis di sana berperan penting dan menjadi bagian dari sejarah masa kolonial di Indonesia, termasuk di Kota Lama Tangerang.

 

Peringatan Hari Purbakala ke-112, yang dipimpin oleh Sdr. Lien Dwiari Ratnawati, ditandai dengan Seminar dan Kunjungan Situs Kota Lama Tangerang yang dipusatkan di Gedung Juang ’45 Tangerang. Setelah laporan dari Ketua IAAI Komda Jabodetabek, Berthold DH Sinaulan, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum IAAI, Marsis Sutopo, lalu sambutan dari Wali Kota Tangerang yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan. Kegiatan tersebut kemudian dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Restu Gunawan, M.Hum, yang sekaligus menjadi pembicara kunci seminar.

 

Seminar diikuti oleh sekitar 70 peserta, yang terdiri dari anggota IAAI Komda Jabodetabek, komunitas budaya di Jakarta dan Tangerang, wartawan, serta dari Disbudpar Kota Tangerang. Bertindak selaku narasumber adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, yang presentasinya disampaikan oleh staf Disbudpar, Dais Dharmawan Paluseri, kemudian pemilik Museum Benteng Heritage, Udaya Halim, dan anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Tangerang, R. Widiati, serta anggota TACB Kota Depok, Mush’ab Abdu Asy Syahid.

 

Acara kunjungan lapangan ke sejumlah situs arkeologi dan tinggalan bersejarah lainnya di kawasan Kota Lama Tangerang, diawali dengan makan siang bersama di bangunan yang disebut Roemah Boeroeng (Roemboer), kunjungan berikutnya adalah ke Vihara Boen Tek Bio, Masjid dan Pemakaman Kalipasir, Toapekong Air di pinggiran Sungai Cisadane, Museum Benteng Heritage, dan diakhiri dengan kunjungan ke Pabrik Kecap SH.

 

Tidak berhenti sampai di situ. Seperti dikatakan Berthold DH Sinaulan, “Kami tidak ingin seperti sebagian kegiatan seminar dan kunjungan lapangan yang pernah ada. Begitu acara berakhir, maka selesai pula semuanya. Hanya tersisa laporan acara dan arsip paparan presentasi narasumber. Kami, dari IAAI Komda Jabodetabek, ingin ada penanda yang lebih kuat, dengan mendokumentasikan hasil seminar dan kunjungan lapangan dalam bentuk buku, serta membagikannya kepada masyarakat luas.”

 

Buku berjudul Kota Lama Tangerang Di 112 Tahun Hari Purbakala, yang berisikan berbagai hal terkait warisan budaya benda maupun warisan budaya takbenda, yang sempat dikunjungi selama acara peringatan Hari Purbakala ke-112 telah terbit. Tercatat 8 anggota IAAI dan 2 wartawan bersedia menyusun naskah masing-masing. Diharapkan dengan buku ini dapat menjadi dokumentasi dan catatan berharga yang bermanfaat bagi sebanyak mungkin anggota masyarakat. Selamat Hari Purbakala ke-112. (BS)

TAGS: #tangerang #kotalama #purbakala #iaai #jabodetabek