Kata Ketua
114 Pembaca

IAAI Memasuki Usia ke-50

Berthold DH Sinaulan
Jabodetabek
02 February 2026

Februari telah tiba. Tanpa terasa, kita telah memasuki bulan kedua di tahun ini. Sepanjang Januari 2026, IAAI Komda Jabodetabek terus menyempurnakan pembuatan situs web, dengan telah dilakukannya soft launching pada 11 Januari 2026. Selanjutnya, peluncuran resmi akan dilaksanakan pada 4 Februari 2026.

 Bagi yang memperhatikan perjalanan organisasi kita, 4 Februari adalah tanggal penting. Pada 4 Februari 1976, IAAI resmi didirikan di Cibulan, Jawa Barat. Saat itu, Prof. Dr. RP Soejono terpilih sebagai Ketua Umum. Sedangkan Drs. Suwadji Sjafei menjadi Ketua Komda DKI Jakarta – Jawa Barat. Waktu itu, nama Komda kita memang DKI Jakarta – Jawa Barat, dan baru berubah menjadi Jabodetabek beberapa tahun kemudian. Komda Jabodetabek memang unik, karena wilayah kerjanya meliputi juga sebagian wilayah yang masuk Jawa Barat, dan sebagian lagi masuk ke dalam wilayah Banten. Berarti ada tiga provinsi yang masuk dalam Komda Jabodetabek.

Kembali ke 4 Februari, berarti tahun ini IAAI genap berusia 50 tahun atau dalam Bahasa Inggris sering disebut juga sebagai Golden Anniversary. Itulah sebabnya, Komda Jabodetabek juga akan menyelenggarakan peringatan 50 tahun IAAI mulai 4 Februari 2026. Mengapa disebut “mulai”? Karena penyelenggaraannya peringatan itu akan dilaksanakan sepanjang tahun ini.

Diawali dengan perayaan sederhana pada 4 Februari 2026, mengingat terbatasnya anggaran yang dimiliki, dan kami memang bertekad untuk tidak “besar pasak daripada tiang”. Hanya dirayakan di lingkungan pengurus, dengan mengundang beberapa pejabat dari Kementerian Kebudayaan RI serta mereka yang pernah menjadi Ketua IAAI Komda Jabodetabek. 

Soal ini juga menjadi masalah tersendiri. Kami ternyata belum memiliki daftar lengkap Ketua IAAI Komda Jabodetabek, sejak pertama kali ada pada 1976 yang dipimpin oleh Suwadji Syafei. Dalam catatan kami hanya ada nama-nama Nies Anggraeni (periode 1987-1992), Titi Surti Nastiti (2014-2017), Dedah Sri Handari (2017-2021), dan D. Chitraria L KNP (2021-2025). Kini di tengah bagian dari program kerja 2026 untuk menerbitkan buku menyambut 50 tahun IAAI yang salah satunya adalah memuat halaman-halaman tentang para Ketua IAAI Komda Jabodetabek, kami merasa sangat terbantu bila para anggota Komda Jabodetabek dapat memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai siapa saja yang pernah menjadi Ketua Komda Jabodetabek?

 Pada perayaan sederhana 4 Februari ini, pengurus juga akan meluncurkan situs web resmi IAAI Komda Jabodetabek. Situs web ini sebenarnya sudah digagas pada periode kepengurusan sebelumnya, tetapi karena masih ada sejumlah kendala, belum dapat terlaksana. Pada kepengurusan kali ini, 2025-2028, di bawah Bidang Organisasi dan Advokasi, keberadaan situs web itu akhirnya menjadi terwujud.

Di dunia “era digitalisasi” saat ini, situs web sebuah organisasi memang menjadi keharusan. Selain sebagai sumber informasi, juga menjadi data base keanggotaan, dan dapat pula dimanfaatkan untuk berbagai hal lainnya. Mulai dari tempat untuk menggunggah karya ilmiah, menjual produk dan jasa, serta lainnya. 

Selain situs web, juga penting dicatat bahwa pada periode ini digencarkan kembali sejumlah akun media sosial IAAI Komda Jabodetabek. Mulai dari akun Instagram (IG), Facebook (FB), dan sebenanrya juga YouTube, walaupun yang terakhir ini masih dicari informasi siapa yang pernah menjadi administraturnya. Akun-akun yang sangat penting dalam dunia komunikasi era digitalisasi, ketika orang lebih banyak berkomunikasi menggunakan media sosial, ketimbang perangkat komunikasi lainnya. 

Keberadaan situs web dan akun media sosial menjadi penting untuk mengukuhkan eksistensi IAAI di usianya yang sudah setengah abad ini. Adanya situs web dan beragam akun media sosial itu dapat dimanfaatkan untuk lebih memperkenalkan bukan saja IAAI, tetapi juga berguna dalam rangka menyosialisasikan dan memberi informasi tentang berbagai kegiatan arkeologi, termasuk yang ada hubungannya dengan cagar budaya dan permuseuman.

Diharapkan masyarakat luas yang melihat dan membaca situs web dan akun media sosial IAAI Komda Jabodetabek, akan tergerak membantu upaya pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan tinggalan-tinggalan arkeologis yang ada. Semoga di usianya yang ke-50 ini, IAAI semakin dikenal dan semakin bertumbuh pula apresiasi masyarakat terhadap arkeologi. 


Berthold Sinaulan

Ketua IAAI Komda Jabodetabek

TAGS: #arkeologi #iaai #jabodetabek #50tahun #goldenanniversary #website