Tokoh Menyapa
111 Pembaca

Hasan Muarif Ambary dan Arkeologi Islam Indonesia

Zainab Tahir
Jakarta, Indonesia
16 February 2026

Arkeologi Islam merupakan babak penting dalam historiografi Indonesia, dan nama Hasan Muarif Ambary menorehkan tinta pengetahuan yang tidak lekang, yang membuatnya ditahbiskan sebagai pelopor Arkeologi Islam Indonesia.

Laki-laki yang lahir di Kuningan pada 13 Mei 1939 ini memiliki riwayat pendidikan sepadan dan konsisten. Menyelesaikan S1 di Fakultas Sastra Jurusan Arkeologi Universitas Indonesia, tahun 1967, kemudian mendapatkan gelar Master dalam bidang yang sama di Ecole Des Hautes Etude en Science Sociales (EHESS), Paris, Perancis, pada tahun 1983. Di EHESS pula, tahun 1984, dia meraih gelar Doctor, dengan disertasi berjudul Art Funeraire Musulmun en Indonesie des Origines au XIX eme Siecle; Etude Epigraphique et Typologique.

Ambary adalah sosok yang berhasil menggabungkan antara kerja intelektual, pengembangan institusi, dan akademik. Karya monumentalnya “Menemukan Peradaban: Arkeologi dan Islam di Indonesia” menjadi fondasi studi Arkeologi Islam. Ia menyajikan bagaimana arkeologi Islam tidak hanya berfungsi untuk “mencari artefak”, tetapi untuk menafsirkan peradaban yang memuat sistem nilai, kepercayaan, dan lokalitas masyarakat Muslim awal di Indonesia. Dalam studi ini, Ambary menjadi titik referensi kunci untuk menafsirkan data, terutama yang terkait dengan lansekap makam, epigrafi dan maknanya, dan menghubungkannya dengan pertanyaan yang lebih luas tentang penemuan budaya, otoritas dan memori. Ia juga memiliki peran sentral dalam mengarahkan ekosistem penelitian arkeologi dengan memimpin Pusat Penelitian Arkeologi Nasional masa jabatan 1987 sd 1999. Dalam dunia akademik, kepakaran Ambary mengantarnya menjadi Dosen Luar Biasa pada Fakultas Adab, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Indonesia (Jakarta) dan Universitas Gajah Mada (Yogyakarta). 

Tahun 2006, Hasan Muarif Ambary meninggal dunia. Namun, dia memberikan warisan pengetahuan abadi, yang sampai saat ini menjadi landasan diskursus narasi sejarah Islam dan bukti-buktinya.

Berikut beberapa daftar karya Hasan Muarif Ambary:

1.     L'art funéraire musulman en Indonésie des origines au 19e siècle : étude épigraphique et typologique. École des Hautes Études en Sciences Sociales. Disertasi. École des Hautes Études en Sciences Sociales, 1984

2.     Unsur Tradisi Pra Islam Pada Sistem Pemakaman Islam di Indonesia. Pertemuan Ilmiah Arkeologi IV. Jakarta: Depdikbud, 1986

3.   Makam-makam kesultanan dan parawali, penyebar Islam di Pulau Jawa. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, 1991

4.    Makam-makam Islam di Aceh. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1996

5.  Kaligrafi Islam di Indonesia: Telaah dari data arkeologi Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1997

6.   Menemukan peradaban: arkeologi dan Islam di Indonesia. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, 1998.


Selain beberapa hasil penelitian seperti A Preliminary Report of the Excavation on the Urban Sites in Banten (West Java), Bulletin of Research Centre for Archaeology of Indonesia, No. 11 Jakarta, P4N 1977 dan Catalogue of Sites, Monuments and Artifacts of Banten, Jakarta tahun 1988, yang ditulis bersama Halwany Michrob dan John N Miksic. (ZT)

TAGS: #arkeologi #arkeologiislam #iaai #pelopor #pusatpenelitianarkeologi #diskusiillmiah